Aturan saat Menggunakan Kandungan Vitamin C

5 Aturan saat Menggunakan Kandungan Vitamin C pada Skincare Kamu
Aturan saat Menggunakan Kandungan Vitamin C

Website terbesar dan terpercaya Aturan saat Menggunakan Kandungan Vitamin C Vitamin C merupakan salah satu bahan alami yang sering di gunakan dalam produk kecantikan. Sebab, kandungan vitamin C itu sendiri yang memberikan sejumlah manfaat, seperti mampu mencerahkan wajah dan menghilangkan bekas jerawat.

Meski demikian, dalam penggunaan vitamin C ini juga gak boleh+ sembarangan, lho. Terdapat berbagai macam aturan yang harus di perhatikan agar wajah tak mudah iritasi. Apalagi, vitamin C ini tak boleh di gunakan bersamaan dengan beberapa bahan lainnya.
Oleh karenanya, yuk, perhatikan lima aturan di bawah ini yang harus di perhatikan saat menggunakan vitamin C pada skincare.

Vitamin C tidak boleh di gunakan


bersamaan dengan AHA, BHA dan Retinol

Menggunakan vitamin C harus d iperhatikan sejumlah aturan saat penggunaannya. Supaya terhindar dari beragam permasalahan kulit saat menggunakan vitamin C, kamu pun harus mengetahui kandungan mana saja yang tidak boleh di gunakan secara bersamaan.

Retinol, AHA, dan BHA menjadi tiga kandungan yang tak dapat di gunakan bersama vitamin C dalam satu waktu. Ketiga kandungan tersebut termasuk bahan eksfoliasi yang cukup keras. Memakai ketiganya bersamaan dengan vitamin C pun akan menjadikan kulit mudah iritasi.

Wajib menggunakan sunscreen

Sebab, antara sunscreen dan vitamin C sama-sama mengandung bahan yang saling melengkapi untuk memberikan perlindungan sekaligus pencerahan yang lebih maksimal.

Oleh karenanya, agar seluruh kandungan skincare yang meresap di kulit dapat terjaga dari sinar UV maka gunakanlah sunscreen sebanyak dua ruas jari. Selain itu, re-apply sunscreen setiap 3 jam sekali sehingga dapat melindungi kulit dari radikal bebas, hingga malam hari tiba.

Menyimpan produk di tempat yang aman dari paparan sinar matahari

Vitamin C sangat rentan dengan namanya oksidasi. Apabila vitamin C telah teroksidasi, produk kecantikan tersebut pun tidak dapat di gunakan kembali.

Supaya tidak merugi, maka simpanlah produk yang mengandung vitamin C di tempat yang aman, bersuhu ruangan, dan tidak terpapar langsung dengan cahaya matahari. Selain itu, setelah digunakan, segera tutup rapat produk agar tidak ada udara yang masuk.

Salah satu ciri utama vitamin C mengalami oksidasi adalah perubahan warna menuju cokelat kekuning-kuningan. Yuk, mulai sekarang lebih perhatikan tempat penyimpanan skincare-mu.

Tidak melewati pelembap wajah

Pelembap atau moisturizer berfungsi sebagai pelindung sekaligus memberikan hidrasi bagi kulit. Setiap hari, kamu dituntut untuk menggunakan rangkaian skincare pagi dan malam.

Setiap selesai menggunakan skincare, apalagi yang mengandung vitamin C, kamu perlu menguncinya dengan memakai moisturizer sebagai langkah terakhir. Ini agar kandungan vitamin C tersebut tetap meresap sempurna dan dapat bekerja maksimal bagi kulit.

Memastikan kulit wajah tidak alergi dengan vitamin C

Meski vitamin C termasuk kandungan yang alami, tapi tak dapat dimungkiri jika kandungan ini juga tidak cocok bagi sebagian orang. Oleh karenanya, sebelum menggunakan kandungan vitamin C, lakukan tes terlebih dahulu terhadap kulitmu.

Kamu dapat melakukan tes kulit tersebut di belakang telinga atau area leher. Apabila tidak menimbulkan reaksi apa pun, maka teruskanlah untuk menggunakan vitamin C.

Kandungan vitamin C mengandung sejumlah manfaat, utamanya dalam mencerahkan bagi kulit. Meski demikian, kamu tidak dapat menghindari sejumlah aturan, agar penggunaan skincare ini pun tidak menimbulkan iritasi.

ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *