Dampak Buruk Dari Kebiasaan Makan Sambil Berdiri

Dampak Buruk Dari Kebiasaan Makan Sambil Berdiri
Agustus 2020
SSRKJSM
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31 

SumoQQLounge – Dampak Buruk Dari Kebiasaan Makan Sambil Berdiri Gaya hidup makan sambil berdiri sebenarnya tidak baik jika dilihat dari sudut etika kesopanan yang ada dalam masyarakat. Namun, seiring perkembangan jaman dan prilaku masyarakat yang semakin hari semakin banyak perubahan dengan sendirinya.

Makan sambil berdiri bukanlah hal yang aneh bagi sebagian besar orang. Apalagi bagi orang dengan mobilitas tinggi, yang tidak punya banyak waktu luang. Bahkan di berbagai negara, banyak restoran maupun kafe yang khusus menyediakan area makan bagi pelanggan yang ingin makan sambil berdiri.

Dampak Buruk Dari Kebiasaan Makan Sambil
kotasumo.com

Bandarq Terpercaya – Perlu diketahui bahwa dalam dunia medis, makan berdiri sangat tidak disarankan. Kebiasaan ini bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan. Bahkan, menyantap makanan sambil berdiri menjadi salah satu faktor penyebab kegemukan. Berikut, alasan lain yang menyebabkan kebiasaan makan sambil berdiri kurang baik bagi kesehatan.

Mempengaruhi Proses Pencernaan

Postur tubuh yang berdiri tegak saat makan, membuat proses pencernaan berjalan lebih cepat. Dalam jurnal ‘Effect of Postprandial Posture on Digestion and Absorption of Dietary Carbohydrate’ dari Nagano Prefectural College, proses pencernaan orang yang makan sambil duduk lebih cepat 50-100 persen dibanding orang yang berdiri.

Proses pencernaan yang lebih cepat, membuat partikel makanan tidak dapat dicerna secara sempurna oleh bakteri usus. Akibatnya sisa-sisa makanan banyak yang akan tertahan di dalam usus.

Makan Menjadi Lebih Banyak

Makan dalam keadaan berdiri, secara tak sadar akan membuat seseorang makan lebih cepat. Akibatnya porsi makan pun jauh lebih banyak dibandingkan saat makan sambil duduk.

Dampak Buruk Dari Kebiasaan Makan Sambil Penelitian berjudul ‘Slower Eating Speed Lowers Energy Intake in Normal-weight’ tahun 2014 menjelaskan bahwa ritme makan yang pelan membuat rasa kenyang lebih cepat datang. Makan sambil berdiri akan menambah kalori sebanyak lebih dari 88 kalori dalam sekali makan.

Lebih Mudah Lapar

Penelitian dari University of Utah School of Medicine menjelaskan, bahwa makan sambil berdiri atau bergerak akan mempercepat proses pencernaan hingga 30 persen. Apalagi makanan yang disantap sambil berdiri umumnya tinggi karbohidrat. Seperti sandwich, roti, hingga burger yang praktis dibawa. Perut yang kosong akibat cepatnya proses pencernaan inilah yang membuat rasa lapar mudah datang.

Naiknya Asam Lambung

Makan sambil melakukan aktivitas lain seperti berjalan membuat asam lambung lebih rentan naik. Apalagi bila menyantap makanan pedas atau mengandung soda. Asam lambung yang naik, akan menimbulkan rasa panas bahkan bisa melukai saluran pencernaan bila tak segera ditangani.

Mual

Makan banyak makanan sambil berdiri dan melakukan aktivitas juga bisa menyebabkan munculkan rasa mual dan kembung. Menurut jurnal ‘Symptoms & Causes of Gas in the Digestive Tract’ dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, semakin cepat orang makan saat berdiri maka gas yang masuk ke dalam perut pun akan semakin banyak. Gas menumpuk inilah yang akan menimbulkan rasa tak nyaman di dalam perut setelah makan.

Makan terburu-buru memiliki risikonya sendiri bagi kesehatan, mulai dari makan berlebihan, hingga merangsang produksi asam lambung. Belum lagi Anda juga berisiko tersedak saat makan dengan cepat.

SUMBER : AGEN POKER 

WA : +6287742132884
Telegram : +6287742132884
LINE : asiasumo
WeChat : sumo99qq

ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *